Assalamu'alaikum...
Hai everybadeeh semua...
Holla life.
This is officially my first writing. Alhamdulillah, my first blog. The beginning of all (lebay, not all, just a few but it does affect my life). Kenapa aku bilang sedikit berpengaruh? karena asal reader tau, author ini bukan tipe orang yang suka bercuap-cuap dan sebagainya, sama sekali gak pandai ngomong, author ini tipe orang pendiam, introvert, always listening, and f*cking mysterious. BOOM.
Ngelihat ada temen author (kakak tingkat) mbak Izza udah nge-blog duluan dan dia pandai banget bicara, author jadi pengen belajar biar pinter sepik juga. Ulululu..
Silakan baca. Selamat menikmati.
Berawal dari nama. Kenapa Liszto? Apa artinya? Jauh banget dari nama aslinya... Iya, pasti kalian masih asing dengan istilah Lisztomania. Bagi yang bener-bener cinta musik pasti taulah istilah tersebut. Lisztomania is a need to listen to the music all the time. Deskripsinya, Lisztomania itu adalah orang yang addicted/kecanduan dengerin musik, gak cuma sekedar dengerin sesaat atau beberapa jam, tapi ALL THE TIME. Tiap hari tiap waktu. Musik sudah seperti kebutuhan primer bagi seorang lisztomania, one thing that can live without. Kalau anak Gamer punya semboyan No Game No Life (ini judul anime kaliii), anak musik juga punya dong... No Music No Life. Everybody loves music, right?
Listening to the music is like breathing. I don't get tired of breathing, so that I don't get tired of listening to the music.
Aku udah demen dengerin musik sejak kecil (lupa umur berapa, pokoknya sebelum usia TK, dan aku gak pernah sekolah TK, haha). musik yang aku dengerin jaman itu (di Sampit, Kalteng) adalah musik-musik india, wkwkwk, dan OST. Scooby doo by doo, where are you? We got some work to do now... kemudian pas pindah ke Jawa Timur beralih ke tembang kenangan, musik-musik jadul dkk. Setelah pindah SD beralih ke musik pop western dan country western. Aku baru kenal rock, punk, metal atau heavy metal, dkk pas SMP, dari situ aku suka dengerin lewat earphone (because my Mamak's music taste is completely different with me. She loves dangdut while i don't like it, all of it). Kebiasaanku sejak SMP dengerin musik lewat earphone ini sangat tidak disukai Mamak. Karena katanya bisa ngrusak telinga. Ah salah sendiri gak dibeliin active speaker, bisanya ya lewat earphone.Saking demennya dengerin musik aku coret-coret buku ku dengan tulisan Liszto-Lisztomania. Temen-temen kelas pada liat dan mulai automatically manggil aku Liszto (baca liszto aja. gak pakek kuah z).
Anyway, sampai sekarang aku masih seorang Lisztomania. Sampai tua pun Lisztomania wanna be. Padahal anak Teknik Informatika, demennya musik, kenapa gak milih jurusan seni aja? Big NO NO, aku bukan musisi wanna be. Because i can't even play a guitar, and other music instruments. i just can't bcz i don't used to. Karena gak pernah pegang alat musik, apalah daya hanya bisa mendengarnyaa. Hikss.. penikmat musik saja #sudahbahagia #akurapopo #savejomblo. Eeh T_T
Nyeritain asal mula nama aja udah panjang, apalagi nyeritain jalan hidupku bersamamu kelak pada anak kita bang, eeaak.... (dijotos reader x_x) . Yup, sampai disini dulu pastongan pertama author. Karena sekarang lagi liburan 3 bulan yeeeey!!! tapi nganggur. Untuk postingan seterusnya adalah tentang top playlist versi author dan gimana interpestasi playlist tersebut dalam cerita hidup author. Aseek aseek joss. Probably, juga akan ada random post to satisfy my reader :* sini kecup atu atu :*
Sekian & Matur Thankyou :*
Liszto mania :3
ReplyDeletesemangat ngeblognya
Oyi ben, tengkyu 😂
Delete